Senin, 23 Februari 2015

Piring Terbang

Insiden Roswell UFO terjadi di Amerika Serikat pada Juni atau awal Juli 1947, ketika sebuah obyek udara jatuh di sebuah peternakan dekat Roswell, New Mexico. Meskipun kecelakaan tersebut diberitakan militer Angkatan Udara sebagai balon udara project pengawasan rahasia oleh pemerintah AS, namun kejadian yang telah dilihat banyak fihak itu telah terlanjur di anggap sebagai objek piring terbang (flying saucer), sebuah pesawat ruang angkasa yang didalamnya ada kehidupan atau mahluk di luar bumi. Sejak akhir 1970-an, insiden Roswell telah menjadi kontroversi dan berbagai teori konspirasi kemudian muncul tentang kejadian tersebut.

Jika sekarang ditanyakan apakah piring terbang itu ada apa enggak, meskipun hampir semua nggak pernah lihat, mayoritas bilang ada. Bahkan kalau ditanya kenapa disebut piring terbang pun nggak ada yang tahu, apalagi kalau ditanya mulai kapan. Anehnya tetap saja banyak yang percaya.

Ya tentu saja setiap orang akan punya versinya sendiri tentang keyakinannya akan piring terbang dan aliens, sesuai dengan imajinasinya masing-masing. Seperti misalnya orang Amerika, mayoritas percaya soal piring terbang dan peristiwa Roswell, dengan segala pernak-pernik cerita nggak jelas itu.

Dalam fikiran banyak orang Amerika peristiwa Roswell itu benar-benar ada, bahwa ditemukan serpihan-serpihan dan beberapa alien mati akibat tabrakan UFO. Bahkan mereka percaya reruntuhan dan jasad alien itu kemudian disembunyikan pihak militer AS, serta peristiwa Roswell itu sengaja ditutup-tutupi.

Jauh sebelum film Independence Day dibikin gosip tentang peristiwa Roswell sudah ada, tapi makin banyak yang percaya setelah film fiksi itu dibuat. Hanya sedikit yang tahu bahwa istilah “piring terbang” sebenarnya bersumber dari wartawan yang menulis peristiwa Roswell di koran tahun 1947.

Jadi gini ceritanya. Kalau dirunut gosip Roswell memang seperti sengaja dikaburkan oleh banyak pihak, termasuk oleh militer sendiri. Tentu ada maksud. Berawal dari klaim Keneth Arnold, seorang pilot, yang menyatakan dirinya telah melihat UFO sekitar pukul 15.00 tanggal 24 juni 1947. Saat itu Keneth terbang dekat gunung Rainer di Washington. Dia mengatakan melihat 9 obyek keperakan berbentuk piringan melaju cepat. Keneth menggambarkan kegesitan 9 pesawat itu: “seperti piring pai (pie) yang meluncur di atas air.”

Kemudian wartawan menuliskan frasa “piring terbang” di koran. Sejak itu istilah tersebut melekat sampai sekarang. Dan tulisan laporan dikoran-koran itu mengawali kehebohan yang histeris dan singkat terkait penampakan UFO. Seminggu kemudian koran reda. Tapi tidak jelas sebabnya mendadak pada awal Juli 1947 banyak laporan UFO muncul dimana-mana. Klaim Keneth mengalami efek domino. Tentu kita tanya, lantas apa kaitannya fenomena yabg diklaim Keneth di Washington dengan peristiwa Roswell ini?.

Semua tahu saat itu bahwa pangkalan AU Roswell adalah “rumah” bagi Bomber Wing ke-509. Regu pengebom paling diandalkan Amerika. Saat itu AS sudah meledakkan 3 bom atomnya, 1 di uji di New Mexico, yang 2 dijatuhkan di Jepang. Dengan demikian AS berhasil menggertak negara-negara lain seolah-olah mereka punya bom atom yang berlimpah. Padahal hingga 1947 AS hanya berhasil bikin beberapa biji nuklir. Bomber Wing 509 di Roswell adalah satu-satunya yang bisa membawa bom atom. Jadi ya lumrah kalau pangkalan Bomber Wing ke-509 di Roswell itu dijaga sangat ketat, dan bila perlu dirahasiakan.

Kemudian, kedua pihak (militer dan pemegang teori konspirasi) melontarkan kebohongan agak kecil, kebohongan kecil dan kebohongan besar. Mereka juga dengan sengaja mengungkapkan hal-hal yang tidak mereka maksudkan untuk mereka katakan, alias tidak ada. Sebaliknya, dengan sengaja pula mereka tidak mengatakan hal-hal sebenarnya mereka ketahui dan yang seharusnya dikatakan kepada kita. Orang-orang itu juga mengubah kisah-kisah mereka dari waktu ke waktu. Jadi, mereka sama seperti kita semua. Sama-sama suka khayalan.

Peristiwa Roswell sebenarnya erat kaitannya dengan Proyek Mogul, AS melepaskan balon-balon berteknologi tinggi yang sangat rahasia. Balon-balon Proyek Mogul ini dimakaudkan untuk mendengar suara-suara pengujian nuklir yang mungkin dilakukan Soviet di tahun 1947 itu. Pada tahun 1995, Prof Charle B Moore, ilmuwan yang mengerjakan Proyek Mogul, secara terbuka mengungkapkan rahasia peristiwa Roswel itu. Moore menjelaskan bahwa puing-puning aneh yang ditemukan di Roswell sebenarnya berasal dari penerbangan 4NYU yang kehabisan baterai dan jatuh. Dan keterangan Prof Charles B Moore didukung oleh 2 orang ilmuwan lain yang juga terlibat Proyek Mogul yang kebetulan masih hidup di tahun 1995. Peristiwa Roswell sudah menjadi mitos yang perlu dilestarikan oleh banyak pihak. Dan melahirkan efek domino kekonyolan-kekonyolan seputar alien. Dan kemudian piring terbang dan alien itu dipercaya, ditafsirkan dan dikembangkan menurut kepercayaannya masing-masing….LOL.

Sabtu, 31 Januari 2015

Silaturahmi


Rasulullah SAW bersabda:

- Barangsiapa yang suka diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi - Hadits shahîh, diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.

- Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari Akhir, hendaklah ia menyambung silaturahmi - As-Sunnah libni Abi ‘Ashim.

- Tidak masuk surga orang yang memutuskan silaturahmi - Al-Washâya al-Mimbariyyah, karya ‘Abdul-‘Azhim bin Badawi al-Khalafi.

Pilihan Investasi: Asuransi atau Investasi (2)


Selesai tentang asuransi. Sekarang mari kita bicara tentang pilihan investasi. Banyak pilihan investasi, tapi tulisan ini khusus untuk pemula. Investasi yang saya jelaskan disini adalah investasi yang paling tradisional tapi sekaligus aman dan juga menguntungkan. Investasi yang paling mudah dilakukan oleh awam adalah pada emas dan tanah. Kita kembali pada kebijakan kakek nenek kita. Mengapa investasi emas dan tanah menguntungkan? Karena harganya cenderung naik. Untuk emas bahkan tidak mengenal inflasi.

Kita mulai dari emas dulu ya. Yang saya maksud emas disini bukanlah emas perhiasan tapi emas murni atau batangan. Berinvestasi pada emas batangan jangan dikira sebagai emas batangan dalam bentuk balok batu bata yang berat itu. Emas batangan ukurannya ada yang kecil juga. Mulai dari 5 gram, 10 gram, 25 gram dan seterusnya. Jadi semua orang bisa berinvestasi disini. Jika harga emas 500 ribu rupiah. Maka jika kita menabung 500 ribu/bulan maka kita bisa beli emas batangan tiap 5 bulan sekali. Lakukan saja ini sebagai program wajib maka kita bisa mengumpulkan emas secara cepat tanpa kita sadari.

Untuk emas batangan kami sarankan beli yang produk Antam. Sebab bisa diterima di semua daerah. Dimana bisa beli emas batangan tersebut? Bisa di Antam langsung, bisa di pegadaian, bisa di bank-bank syariah, bisa di toko emas yang menyediakan. Kami sarankan untuk tidak membeli emas batangan lokal atau merek lain. Ini untuk menghindari penipuan dengan modus mencampur bahan. Kami sarankan juga untuk membeli emas dengan cara yang setradisional mungkin. Belilah secara cash. Jangan beli dengan pola cicilan. Mengapa tidak dengan cara cicilan? Sebab disana ada jebakan berupa biaya-biaya tersembunyi yang merugikan Anda.

Menabung emas memiliki banyak keuntungan dibanding menabung uang atau deposito. Silakan saja tanyakan pada orang tua Anda berapa harga emas saat mereka menikah. Lalu bandingkan dengan harganya saat ini. Meskipun deposito kita menerima bunga, tetapi secara tidak sadar uang kita dicuri oleh "tuyul" yang bernama inflasi. Anggap saja tingkat inflasi 5% pertahun. Maka uang kita akan kehilangan nilai 50% dalam sepuluh tahun kedepan.

Bandingkanlah dengan emas yang tidak pernah kehilangan nilainya dari jaman dulu. Jadi hindarilah menyimpan uang. Simpanlah emas saja. Emas juga sangat liquid. Setiap saat kita butuh uang kita bisa menjual emas kita tanpa kesulitan sama sekali.

Tapi jangan campur aduk antara tujuan berinvestasi dan tujuan pamer. Berbeda dengan emas batangan, emas perhiasan adalah investasi buruk. Mengapa demikian? Sebab pada emas perhiasan ada biaya pembuatan dan biasanya emasnya pun campuran. Itu sebabnya ketika kita jual emas perhiasan diluar toko tempat kita membeli akan terkena potongan yang lumayan besar.

Investasi pada emas juga merupakan investasi jangka panjang. Dalam jangka panjang emas pasti naik nilainya. Tapi untuk jangka pendek harga emas memang terlihat naik turun. Tidak masalah, karena untuk jangka panjang grafiknya selalu naik. Investasi pada emas bisa dilakukan setiap saat, tak perlu menunggu kaya dulu. Bahkan dengan menyisihkan 100 ribu perbulan Anda bisa memulainya.

Tapi sama seperti asuransi, berinvestasi juga membutuhkan rational decision bukan emotional decision. Jika tujuan Anda berinvestasi belilah emas batangan, jika tujuan Anda pamer belilah emas perhiasan. Jangan dicampur aduk.

Selesai dengan emas, mari kita bahas tentang investasi pada tanah.

Berbeda dengan emas yang liquid (bisa diuangkan setiap saat). Tanah sifatnya tidak liquid. Butuh waktu dan uaaha tersendiri untuk jual tanah. Namun begitu kenaikan harga tanah bisa jauh melampaui kenaikan harga emas. Jadi ada positif negatifnya. Berbeda dengan investasi emas yang bisa dimulai setiap saat. Investasi tanah butuh dana yang jauh lebih besar.

Namun begitu ada banyak tips untuk mendapatkan tanah dengan harga yang murah. Jauh dibawah harga pasaran. Pernah kita bahas dulu. Untuk yang sudah terbiasa main disini, keuntungan beli rumah/tanah bukan pada saat menjual, tapi justru pada saat membelinya. Jika kita bisa dapat rumah/tanah murah pada saat membeli maka kita tak butuh menunggu kenaikan harga untuk menuai keuntungannya.

Jadi dalam berinvestasi tanah/rumah sebaiknya kita pandai-pandai mendapatkan tanah/rumah yang dibawah harga pasaran. Hal yang penting dipahami dalam berinvestasi tanah/rumah adalah harga tanah/rumah tak ada standardnya. Harga property adalah harga persepsi.

Harga property sangat dipengaruhi kondisi penjual. Apakah si penjual butuh uang segera atau tidak?. Jika penjual tidak butuh uang segera maka harga property sulit ditawar. Tapi jika ada kebutuhan segera maka harga bisa menyesuaikan. Namun jika Anda membeli rumah sesuai harga pasaran pun sebenarnya tidak rugi. Harganya tetap akan naik, cuma butuh waktu.

Sama seperti asuransi dan investasi emas. Berinvestasi di tanah/rumah juga harus berdasarkan rational decision, bukan emotional decision. Jangan sekali-kali memutuskan beli rumah untuk investasi hanya karena Anda jatuh cinta pada modelnya. Sebab saat Anda jatuh cinta pada investasi Anda maka penilaian Anda sudah bias. Ini sering dialami para pelaku investasi property. Pastikan keputusan Anda membeli rumah/tanah semata-mata hanya karena pertimbangan bisnis. Bukan yang lainnya.

Berinvestasi pada rumah saat ini bisa lebih mudah dengan kredit KPR. Kredit KPR juga dilindungi asuransi jiwa. Jadi jika Anda meninggal sewaktu-waktu maka KPR anda akan dinyatakan lunas. Tapi ingatkan ahli waris Anda tentang ini. Sebab banyak bank yang curang.

Sedikit saya akan berikan tips bagi Anda yang ingin berinvestasi di tanah.

Harga tanah dalam ukuran besar biasanya lebih murah (per meternya) dibanding harga tanah dalam ukuran kecil. Salah satu cara mendapatkan keuntungan dari tanah adalah memecahnya menjadi kapling-kapling yang lebih kecil. Tanah juga bisa diberi nilai tambah dengan memberikan bangunan di atasnya. Tak perlu jadi developer untuk melakukan ini. Bangunan yang menarik akan meningkatkan nilai tanah secara signifikan. Contoh: ruko, rumah, kost-kostan, dll.

Jika saat Anda membeli harus berdasarkan "rational decision", maka ketika menjual upayakan berdasarkan "emotional decision". Contoh, tanah yang anda bangun menjadi kost-kostan dan sudah diisi penuh harga jualnya bisa jauh melampaui rumah biasa. Ini termasuk trik menciptakan "emotional decision" bagi calon pembeli. Biarkan dia berpikir sedang berinvestasi pada kost-kostan tersebut.

Bagaimana jika tak punya dana untuk membangunnya? Jangan kuatir, ada kredit konstruksi yang bisa membantu meningkatkan nilai tambah tanah Anda. Intinya tak ada batasan bagi Anda untuk berinvestasi saat ini. Semua bisa dilakukan jika ada niat. Tapi berinvestasilah secara cerdas. Jangan kehilangan fokus pada tujuan utamanya, yaitu mendapatkan keuntungan.

Dalam berinvestasi perhatikan hukum berikut ini: "Berinvestasilah pada hal yang bisa Anda kontrol". Sebab itu uang Anda, Andalah yang perduli pada nasib uang Anda, bukan pihak lain. Tidak juga perusahaan asuransi atau investasi.

Pilihan Investasi: Asuransi atau Investasi (1)

Investasi dan Asuransi adalah dua hal yang jauh berbeda. Sehingga membutuhkan pendekatan bahkan mindset yang berbeda. Kesalahan menyikapi perbedaan Asuransi dan Investasi pada umumnya menghasilkan kekecewaan, bahkan kerugian finansial. Sayangnya banyak perusahaan yang saat ini justru mencampur adukkan Asuransi dan Investasi. Ujung-ujungnya nasabah yang kecewa.

Pendekatan Asuransi harusnya adalah pendekatan untuk meminimalisir resiko. Disini nilai "pertanggungan" jadi concern utamanya. Sedangkan pendekatan Investasi adalah pendekatan keuntungan. Disini "imbal hasil" merupakan concern utamanya. Memang dalam berinvestasi kita juga harus mempertimbangkan faktor resiko. Tapi di Asuransi kita murni memikirkan faktor resiko itu.

Saat ini banyak produk unit link yang mencampur adukkan antara Asuransi dan Investasi. Kesan awalnyanya sangat menyenangkan. Sebab selain dapat asuransinya kita juga dapat keuntungannya. Tapi hasilnya seringkali adalah, pertanggungannya tidak maksimal dan investasinya pun jauh dari memuaskan. Alias rugi. Yang terjadi pada akhirnya adalah saling menyalahkan antara agen dan nasabahnya. Si nasabah menyalahkan agen karena merasa tertipu, sedangkan agen menyalahkan nasabah karena tidak teliti baca klausul perjanjian.

Mengapa hal ini bisa terjadi? Ya karena sejak awal inovasi perusahaan-perusahaan tersebut mencampur adukkan Asuransi dan Investasi itu sudah salah. Nasabah seringkali akhirnya menyalahkan agent, tapi perlu diingat bahwa agent adalah pihak yang terlibat konflik kepentingan. Kepentingan agent adalah bagaimana secepat mungkin dan sebanyak mungkin melakukan closing. Jadi calon nasabah juga harus sadar tentang ini. Pada akhirnya yang dipertaruhkan disini tetap saja uang nasabah. Jadi tidak terlalu tepat juga jika hanya agent yang disalahkan.

Lalu bagaimana unit link ini bisa tidak maksimal atau merugikan nasabah? Secara logika sederhana bisa ditebak sebenarnya. Dalam unit link kita membayar sejumlah uang dan uang tersebut dibagi untuk dua tujuan yang berbeda, Asuransi dan Investasi. Artinya uang yang kita bayarkan tidak sepenuhnya untuk Asuransi atau Investasi. Dibagi sesuai paket yang kita pilih. Dengan demikian jelas sudah perlindungan asuransi kita tak akan sesuai dgn uang yg kita bayarkan. Lalu bagaimana dari segi investasinya? Disinilah justru masalah terbesarnya. Sebab kita tidak mampu mengontrol investasi kita.

Setiap tahun kita hanya terima laporan hitung-hitunganan perkembangan investasi kita versi perusahaan asuransi tersebut. Hitung-hitungannya pun bersifat general, tidak detail. Intinya kita cuma boleh percaya bongkokan saja pada hitung-hitungan versi perusahaan tersebut. Dan tentu saja baik untung maupun rugi, pihak perusahaan memotong fee tertentu untuk perusahaan. Ingat, baik untung maupun rugi.

Seringkali kita terkaget-kaget sendiri dengan hitung-hitungan mereka. Tapi mau apalagi, kita hanya berhak percaya pada hitung-hitunganan versi mereka. Jadi kesimpulannya untuk unit link ini adalah, perlindungannya tidak maksimal dan investasinya pun kita tidak bisa kontrol.

Lalu bagaimana kita harus bersikap? Tentu asuransi penting dan investasi-pun penting. Tapi asuransi dan investasi yang bagaimana? Dalam berinvestasi dan berasuransi kami ada tips sederhana agar Anda "selamat". Begini tipsnya:

Sebelum tanda tangan kontrak asuransi atau investasi Anda adalah "tuan" uang Anda sendiri. Namun setelah tanda tangan tidak lagi. Tips tersebut harus jadi pegangan agar Anda "selamat". Tak ada gunanya mengomel belakangan setelah sign kontrak.

Jadi sebelum berasuransi atau berinvestasi hilangkan semua perasaan "tidak enak" pada agent yang menawarkan. Ini poin tersulit sebab biasanya agent yang menawarkan asuransi adalah kerabat atau kenalan baik kita. Disinilah justru letak "jebakannya".

Dalam berasuransi atau berinvestasi pastikan betul keputusan anda adalah "rational decition" bukan "emotional decision". Sebab yang dipertaruhkan disini adalah uang Anda, bukan uang agent. Andalah pemegang resiko disini. Pastikan Anda benar-benar cerewet menanyakan hak dan kewajiban. Pastikan kontrak yang akan Anda tangani SAMA dengan draft yang diberikan sebelumnya.

Tanyakan resiko-resiko dan sanksi yang Anda akan terima jika terjadi telat bayar. Lalu cek apakah penjelasan agent tertuang dalam kontrak. Jika ada kejanggalan atau masih ada perasaan kurang sreg jangan pernah menandatangani apapun. Ingat, Anda tak butuh buru-buru tanda tangan.

Sekali lagi ingat, buang jauh-jauh perasaan tidak enak atau ewuh pekewuh pada agent Anda. Siapapun dia. Yang jadi masalah seringkali agent justru mendorong calon nasabahnya untuk membuat "emotional decision". Maka calon nasabahlah yang harus kuat. Itu tadi sekedar tips sederhana tapi penting sebelum memutuskan tanda tangan kontrak Asuransi.

Lalu Asuransi atau Investasi seperti apa yang layak kita ambil? Sesuai penjelasan awal tulisan ini, kami tidak menyarankan ambil unit link. Pastikan benar niat Anda berasuransi atau berinvestasi? Pastikan Asuransi hanya untuk perlindungan dan Investasi untuk cari keuntungan. Untuk Asuransi pilihlah yang benar-benar memberikan perlindungan maksimal dari nilai uang yang Anda bayarkan.

Dalam berasuransi Anda tidak perlu berpikir tentang "uang kembali", sebab manfaat perlindungan yang didapat memang harus dibayar. Jadi anggarkan saja uang Anda untuk mendapat perlindungan Asuransi. Dan tak perlu berharap uang tersebut kembali. Pastikan seluruh uang yang Anda bayarkan habis untuk manfaat perlindungan, bukan untuk tujuan investasi. Hanya dengan cara ini Anda bisa mendapatkan manfaat perlindungan maksimal dari Asuransi. Sesuai uang yang Anda bayarkan.

Bagaimana jika pihak agent ngotot menawarkan campuran asuransi dan investasi (unit link) karena perusahaannya tidak menyediakan produk asuransi murni?. Maka jawabannya kembali ke poin sebelumnya. Andalah yang berkuasa pada uang Anda sebelum kontrak ditanda tangani. Cari Asuransi lain. Ingat, pilih asuransi murni bukan unit link. Dan uang yang Anda bayarkan tidak perlu kembali. Perlakukan sebagai anggaran perlindungan rumah tangga.

Lalu perusahaan Asuransi apa yang sebaiknya dipilih? Saya tak bisa menyebut merek tapi ada sedikit tips lagi disini. Pilihlah perusahaan Asuransi yang sudah berumur panjang dan punya rekam jejak bagus. Terutama dalam hal membayar klaim nasabahnya. Hindari perusahaan Asuransi yang pernah mempersulit klaim nasabah. Silakan lakukan survey terlebih dahulu.

Hindari dengan sangat perusahaan asuransi yang merupakan ekspansi usaha pengusaha yang sedang sukses saat ini. Perusahaan asuransi semacam itu biasanya merupakan sumber pembiayaan bagi si pengusaha. Istilah gampangnya, sapi perah. Kita tentu ingat kasus perusahaan asuransi yang hancur bersamaan dengan hancurnya bisnis si pengusaha tersebut. Bisa saja sang pengusaha saat ini sukses besok jatuh. Sementara asuransi sifatnya jangka panjang. Jadi jangan terpukau dengan kekinian.

Kesimpulannya untuk memilih Asuransi:

1. Pilih asuransi murni.
2. Pilih perusahaan asuransi yg berumur dan punya record bagus.

Selesai dengan Asuransi, nanti kita lanjutkan dengan Investasi.

Sungguh Allah itu Amat Dekat


Pernahkah saat kau duduk santai dan menikmati harimu, tiba-tiba kau terpikirkan ingin berbuat suatu kebaikan untuk seseorang..?

Itu adalah ALLAH yang sedang berbicara denganmu dan mengetuk hatimu. [ QS. 4:114 , 2:195 , 28:77 ]


Pernahkah saat kau sedang sedih, kecewa, tapi tak ada orang di sekitarmu yang dapat kau jadikan tempat curahan hati..?

Itulah saatnya di mana ALLAH sedang rindu padamu dan ingin agar kau berbicara pada-NYA. [ QS. 12:86 ]


Pernahkah kau tanpa sengaja memikirkan seseorang yang sudah lama tidak bertemu, dan tiba-tiba orang tersebut muncul atau kau bertemu dengannya, atau menerima telepon darinya..?

Itu adalah Kuasa ALLAH yang sedang menghiburmu, tak ada yang namanya kebetulan. [QS. 3:190-191 ]


Pernahkah kau mendapatkan sesuatu tak terduga yang selama ini kau inginkan dan begitu sulit untuk diperoleh..?

Itu adalah ALLAH yang mengetahui dan mendengar suara batinmu, dan hasil dari benih kebaikan yang kau taburkan sebelumnya. [ QS 65:2-3 ]


Pernahkah kau berada dalam situasi yang buntu, semua terasa begitu sulit, begitu tak menyenangkan. Hambar, kosong, bahkan menakutkan..?

Itu adalah saat di mana ALLAH mengijinkan kau diuji, supaya kau menyadari keberadaan-NYA. Dan ALLAH ingin mendengar rintihan doamu. Karena DIA tahu kau sudah mulai melupakan-NYA dalam kesenangan. [QS 47:31 , 32:21 ]


Sering ALLAH mendemonstrasikan Rahmat dan Kekuasaan-NYA di dalam area, di mana saat manusia merasa dirinya tak mampu.

Apakah kau pikir tulisan ini hanya iseng terbaca olehmu...? Tidak..! Sekali lagi tidak ada yang kebetulan..

Beberapa menit ini cobalah tenangkanlah diri. Rasakan kehadiran-NYA. Dengarkan suara-NYA yang berkata; “Jangan khawatir, AKU ada disini bersamamu..!” [ QS 2:214 , 2:186, 50:16 ]

Segala Puji hanya untuk Allah.

Pilihan Investasi: Asuransi atau Investasi (2)

Selesai tentang asuransi. Sekarang mari kita bicara tentang pilihan investasi. Banyak pilihan investasi, tapi tulisan ini khusus untuk pemula. Investasi yang saya jelaskan disini adalah investasi yang paling tradisional tapi sekaligus aman dan juga menguntungkan. Investasi yang paling mudah dilakukan oleh awam adalah pada emas dan tanah. Kita kembali pada kebijakan kakek nenek kita. Mengapa investasi emas dan tanah menguntungkan? Karena harganya cenderung naik. Untuk emas bahkan tidak mengenal inflasi.

Kita mulai dari emas dulu ya. Yang saya maksud emas disini bukanlah emas perhiasan tapi emas murni atau batangan. Berinvestasi pada emas batangan jangan dikira sebagai emas batangan dalam bentuk balok batu bata yang berat itu. Emas batangan ukurannya ada yang kecil juga. Mulai dari 5 gram, 10 gram, 25 gram dan seterusnya. Jadi semua orang bisa berinvestasi disini. Jika harga emas 500 ribu rupiah. Maka jika kita menabung 500 ribu/bulan maka kita bisa beli emas batangan tiap 5 bulan sekali. Lakukan saja ini sebagai program wajib maka kita bisa mengumpulkan emas secara cepat tanpa kita sadari.

Untuk emas batangan kami sarankan beli yang produk Antam. Sebab bisa diterima di semua daerah. Dimana bisa beli emas batangan tersebut? Bisa di Antam langsung, bisa di pegadaian, bisa di bank-bank syariah, bisa di toko emas yang menyediakan. Kami sarankan untuk tidak membeli emas batangan lokal atau merek lain. Ini untuk menghindari penipuan dengan modus mencampur bahan. Kami sarankan juga untuk membeli emas dengan cara yang setradisional mungkin. Belilah secara cash. Jangan beli dengan pola cicilan. Mengapa tidak dengan cara cicilan? Sebab disana ada jebakan berupa biaya-biaya tersembunyi yang merugikan Anda.

Menabung emas memiliki banyak keuntungan dibanding menabung uang atau deposito. Silakan saja tanyakan pada orang tua Anda berapa harga emas saat mereka menikah. Lalu bandingkan dengan harganya saat ini. Meskipun deposito kita menerima bunga, tetapi secara tidak sadar uang kita dicuri oleh "tuyul" yang bernama inflasi. Anggap saja tingkat inflasi 5% pertahun. Maka uang kita akan kehilangan nilai 50% dalam sepuluh tahun kedepan.

Bandingkanlah dengan emas yang tidak pernah kehilangan nilainya dari jaman dulu. Jadi hindarilah menyimpan uang. Simpanlah emas saja. Emas juga sangat liquid. Setiap saat kita butuh uang kita bisa menjual emas kita tanpa kesulitan sama sekali.

Tapi jangan campur aduk antara tujuan berinvestasi dan tujuan pamer. Berbeda dengan emas batangan, emas perhiasan adalah investasi buruk. Mengapa demikian? Sebab pada emas perhiasan ada biaya pembuatan dan biasanya emasnya pun campuran. Itu sebabnya ketika kita jual emas perhiasan diluar toko tempat kita membeli akan terkena potongan yang lumayan besar.

Investasi pada emas juga merupakan investasi jangka panjang. Dalam jangka panjang emas pasti naik nilainya. Tapi untuk jangka pendek harga emas memang terlihat naik turun. Tidak masalah, karena untuk jangka panjang grafiknya selalu naik. Investasi pada emas bisa dilakukan setiap saat, tak perlu menunggu kaya dulu. Bahkan dengan menyisihkan 100 ribu perbulan Anda bisa memulainya.

Tapi sama seperti asuransi, berinvestasi juga membutuhkan rational decision bukan emotional decision. Jika tujuan Anda berinvestasi belilah emas batangan, jika tujuan Anda pamer belilah emas perhiasan. Jangan dicampur aduk.

Selesai dengan emas, mari kita bahas tentang investasi pada tanah.

Berbeda dengan emas yang liquid (bisa diuangkan setiap saat). Tanah sifatnya tidak liquid. Butuh waktu dan uaaha tersendiri untuk jual tanah. Namun begitu kenaikan harga tanah bisa jauh melampaui kenaikan harga emas. Jadi ada positif negatifnya. Berbeda dengan investasi emas yang bisa dimulai setiap saat. Investasi tanah butuh dana yang jauh lebih besar.

Namun begitu ada banyak tips untuk mendapatkan tanah dengan harga yang murah. Jauh dibawah harga pasaran. Pernah kita bahas dulu. Untuk yang sudah terbiasa main disini, keuntungan beli rumah/tanah bukan pada saat menjual, tapi justru pada saat membelinya. Jika kita bisa dapat rumah/tanah murah pada saat membeli maka kita tak butuh menunggu kenaikan harga untuk menuai keuntungannya.

Jadi dalam berinvestasi tanah/rumah sebaiknya kita pandai-pandai mendapatkan tanah/rumah yang dibawah harga pasaran. Hal yang penting dipahami dalam berinvestasi tanah/rumah adalah harga tanah/rumah tak ada standardnya. Harga property adalah harga persepsi.

Harga property sangat dipengaruhi kondisi penjual. Apakah si penjual butuh uang segera atau tidak?. Jika penjual tidak butuh uang segera maka harga property sulit ditawar. Tapi jika ada kebutuhan segera maka harga bisa menyesuaikan. Namun jika Anda membeli rumah sesuai harga pasaran pun sebenarnya tidak rugi. Harganya tetap akan naik, cuma butuh waktu.

Sama seperti asuransi dan investasi emas. Berinvestasi di tanah/rumah juga harus berdasarkan rational decision, bukan emotional decision. Jangan sekali-kali memutuskan beli rumah untuk investasi hanya karena Anda jatuh cinta pada modelnya. Sebab saat Anda jatuh cinta pada investasi Anda maka penilaian Anda sudah bias. Ini sering dialami para pelaku investasi property. Pastikan keputusan Anda membeli rumah/tanah semata-mata hanya karena pertimbangan bisnis. Bukan yang lainnya.

Berinvestasi pada rumah saat ini bisa lebih mudah dengan kredit KPR. Kredit KPR juga dilindungi asuransi jiwa. Jadi jika Anda meninggal sewaktu-waktu maka KPR anda akan dinyatakan lunas. Tapi ingatkan ahli waris Anda tentang ini. Sebab banyak bank yang curang.

Sedikit saya akan berikan tips bagi Anda yang ingin berinvestasi di tanah.

Harga tanah dalam ukuran besar biasanya lebih murah (per meternya) dibanding harga tanah dalam ukuran kecil. Salah satu cara mendapatkan keuntungan dari tanah adalah memecahnya menjadi kapling-kapling yang lebih kecil. Tanah juga bisa diberi nilai tambah dengan memberikan bangunan di atasnya. Tak perlu jadi developer untuk melakukan ini. Bangunan yang menarik akan meningkatkan nilai tanah secara signifikan. Contoh: ruko, rumah, kost-kostan, dll.

Jika saat Anda membeli harus berdasarkan "rational decision", maka ketika menjual upayakan berdasarkan "emotional decision". Contoh, tanah yang anda bangun menjadi kost-kostan dan sudah diisi penuh harga jualnya bisa jauh melampaui rumah biasa. Ini termasuk trik menciptakan "emotional decision" bagi calon pembeli. Biarkan dia berpikir sedang berinvestasi pada kost-kostan tersebut.

Bagaimana jika tak punya dana untuk membangunnya? Jangan kuatir, ada kredit konstruksi yang bisa membantu meningkatkan nilai tambah tanah Anda. Intinya tak ada batasan bagi Anda untuk berinvestasi saat ini. Semua bisa dilakukan jika ada niat. Tapi berinvestasilah secara cerdas. Jangan kehilangan fokus pada tujuan utamanya, yaitu mendapatkan keuntungan.

Dalam berinvestasi perhatikan hukum berikut ini: "Berinvestasilah pada hal yang bisa Anda kontrol". Sebab itu uang Anda, Andalah yang perduli pada nasib uang Anda, bukan pihak lain. Tidak juga perusahaan asuransi atau investasi.

Pilihan Investasi: Asuransi atau Investasi (1)


Investasi dan Asuransi adalah dua hal yang jauh berbeda. Sehingga membutuhkan pendekatan bahkan mindset yang berbeda. Kesalahan menyikapi perbedaan Asuransi dan Investasi pada umumnya menghasilkan kekecewaan, bahkan kerugian finansial. Sayangnya banyak perusahaan yang saat ini justru mencampur adukkan Asuransi dan Investasi. Ujung-ujungnya nasabah yang kecewa.

Pendekatan Asuransi harusnya adalah pendekatan untuk meminimalisir resiko. Disini nilai "pertanggungan" jadi concern utamanya. Sedangkan pendekatan Investasi adalah pendekatan keuntungan. Disini "imbal hasil" merupakan concern utamanya. Memang dalam berinvestasi kita juga harus mempertimbangkan faktor resiko. Tapi di Asuransi kita murni memikirkan faktor resiko itu.

Saat ini banyak produk unit link yang mencampur adukkan antara Asuransi dan Investasi. Kesan awalnyanya sangat menyenangkan. Sebab selain dapat asuransinya kita juga dapat keuntungannya. Tapi hasilnya seringkali adalah, pertanggungannya tidak maksimal dan investasinya pun jauh dari memuaskan. Alias rugi. Yang terjadi pada akhirnya adalah saling menyalahkan antara agen dan nasabahnya. Si nasabah menyalahkan agen karena merasa tertipu, sedangkan agen menyalahkan nasabah karena tidak teliti baca klausul perjanjian.

Mengapa hal ini bisa terjadi? Ya karena sejak awal inovasi perusahaan-perusahaan tersebut mencampur adukkan Asuransi dan Investasi itu sudah salah. Nasabah seringkali akhirnya menyalahkan agent, tapi perlu diingat bahwa agent adalah pihak yang terlibat konflik kepentingan. Kepentingan agent adalah bagaimana secepat mungkin dan sebanyak mungkin melakukan closing. Jadi calon nasabah juga harus sadar tentang ini. Pada akhirnya yang dipertaruhkan disini tetap saja uang nasabah. Jadi tidak terlalu tepat juga jika hanya agent yang disalahkan.

Lalu bagaimana unit link ini bisa tidak maksimal atau merugikan nasabah? Secara logika sederhana bisa ditebak sebenarnya. Dalam unit link kita membayar sejumlah uang dan uang tersebut dibagi untuk dua tujuan yang berbeda, Asuransi dan Investasi. Artinya uang yang kita bayarkan tidak sepenuhnya untuk Asuransi atau Investasi. Dibagi sesuai paket yang kita pilih. Dengan demikian jelas sudah perlindungan asuransi kita tak akan sesuai dgn uang yg kita bayarkan. Lalu bagaimana dari segi investasinya? Disinilah justru masalah terbesarnya. Sebab kita tidak mampu mengontrol investasi kita.

Setiap tahun kita hanya terima laporan hitung-hitunganan perkembangan investasi kita versi perusahaan asuransi tersebut. Hitung-hitungannya pun bersifat general, tidak detail. Intinya kita cuma boleh percaya bongkokan saja pada hitung-hitungan versi perusahaan tersebut. Dan tentu saja baik untung maupun rugi, pihak perusahaan memotong fee tertentu untuk perusahaan. Ingat, baik untung maupun rugi.

Seringkali kita terkaget-kaget sendiri dengan hitung-hitungan mereka. Tapi mau apalagi, kita hanya berhak percaya pada hitung-hitunganan versi mereka. Jadi kesimpulannya untuk unit link ini adalah, perlindungannya tidak maksimal dan investasinya pun kita tidak bisa kontrol.

Lalu bagaimana kita harus bersikap? Tentu asuransi penting dan investasi-pun penting. Tapi asuransi dan investasi yang bagaimana? Dalam berinvestasi dan berasuransi kami ada tips sederhana agar Anda "selamat". Begini tipsnya:

Sebelum tanda tangan kontrak asuransi atau investasi Anda adalah "tuan" uang Anda sendiri. Namun setelah tanda tangan tidak lagi. Tips tersebut harus jadi pegangan agar Anda "selamat". Tak ada gunanya mengomel belakangan setelah sign kontrak.

Jadi sebelum berasuransi atau berinvestasi hilangkan semua perasaan "tidak enak" pada agent yang menawarkan. Ini poin tersulit sebab biasanya agent yang menawarkan asuransi adalah kerabat atau kenalan baik kita. Disinilah justru letak "jebakannya".

Dalam berasuransi atau berinvestasi pastikan betul keputusan anda adalah "rational decition" bukan "emotional decision". Sebab yang dipertaruhkan disini adalah uang Anda, bukan uang agent. Andalah pemegang resiko disini. Pastikan Anda benar-benar cerewet menanyakan hak dan kewajiban. Pastikan kontrak yang akan Anda tangani SAMA dengan draft yang diberikan sebelumnya.

Tanyakan resiko-resiko dan sanksi yang Anda akan terima jika terjadi telat bayar. Lalu cek apakah penjelasan agent tertuang dalam kontrak. Jika ada kejanggalan atau masih ada perasaan kurang sreg jangan pernah menandatangani apapun. Ingat, Anda tak butuh buru-buru tanda tangan.

Sekali lagi ingat, buang jauh-jauh perasaan tidak enak atau ewuh pekewuh pada agent Anda. Siapapun dia. Yang jadi masalah seringkali agent justru mendorong calon nasabahnya untuk membuat "emotional decision". Maka calon nasabahlah yang harus kuat. Itu tadi sekedar tips sederhana tapi penting sebelum memutuskan tanda tangan kontrak Asuransi.

Lalu Asuransi atau Investasi seperti apa yang layak kita ambil? Sesuai penjelasan awal tulisan ini, kami tidak menyarankan ambil unit link. Pastikan benar niat Anda berasuransi atau berinvestasi? Pastikan Asuransi hanya untuk perlindungan dan Investasi untuk cari keuntungan. Untuk Asuransi pilihlah yang benar-benar memberikan perlindungan maksimal dari nilai uang yang Anda bayarkan.

Dalam berasuransi Anda tidak perlu berpikir tentang "uang kembali", sebab manfaat perlindungan yang didapat memang harus dibayar. Jadi anggarkan saja uang Anda untuk mendapat perlindungan Asuransi. Dan tak perlu berharap uang tersebut kembali. Pastikan seluruh uang yang Anda bayarkan habis untuk manfaat perlindungan, bukan untuk tujuan investasi. Hanya dengan cara ini Anda bisa mendapatkan manfaat perlindungan maksimal dari Asuransi. Sesuai uang yang Anda bayarkan.

Bagaimana jika pihak agent ngotot menawarkan campuran asuransi dan investasi (unit link) karena perusahaannya tidak menyediakan produk asuransi murni?. Maka jawabannya kembali ke poin sebelumnya. Andalah yang berkuasa pada uang Anda sebelum kontrak ditanda tangani. Cari Asuransi lain. Ingat, pilih asuransi murni bukan unit link. Dan uang yang Anda bayarkan tidak perlu kembali. Perlakukan sebagai anggaran perlindungan rumah tangga.

Lalu perusahaan Asuransi apa yang sebaiknya dipilih? Saya tak bisa menyebut merek tapi ada sedikit tips lagi disini. Pilihlah perusahaan Asuransi yang sudah berumur panjang dan punya rekam jejak bagus. Terutama dalam hal membayar klaim nasabahnya. Hindari perusahaan Asuransi yang pernah mempersulit klaim nasabah. Silakan lakukan survey terlebih dahulu.

Hindari dengan sangat perusahaan asuransi yang merupakan ekspansi usaha pengusaha yang sedang sukses saat ini. Perusahaan asuransi semacam itu biasanya merupakan sumber pembiayaan bagi si pengusaha. Istilah gampangnya, sapi perah. Kita tentu ingat kasus perusahaan asuransi yang hancur bersamaan dengan hancurnya bisnis si pengusaha tersebut. Bisa saja sang pengusaha saat ini sukses besok jatuh. Sementara asuransi sifatnya jangka panjang. Jadi jangan terpukau dengan kekinian.

Kesimpulannya untuk memilih Asuransi:

1. Pilih asuransi murni.

2. Pilih perusahaan asuransi yg berumur dan punya record bagus. Selesai dengan Asuransi, nanti kita lanjutkan dengan Investasi.