Selasa, 14 April 2015

Janganlah Menunggu Hari Istimewa

Janganlah menunggu hari istimewa...baru memakai barang yang bagus.

Kepala Rumah Sakit LinBingWen meninggal dunia karena infeksi pada usia 61tahun. Kematiannya yang tiba-tiba mengagetkan rekan-rekan medis, dia boleh dibilang masih cukup muda.

Kehidupan sungguh amat rentan, hidup mati adalah kehendak yang di atas tidak bisa dicegah, bahkan Steve Job (Apple) menghadapi sakit dan mati juga tidak berdaya.

Beberapa tahun yang lalu, seorang istri teman baru saja meninggal. Dia bilang: "Ketika aku sedang beres-beres barang-barang istriku, kutemukan sebuah scharf sutera, yang kami beli di sebuah toko mewah di NewYork dalam suatu tour kami."

Itu adalah sebuah scarf yang cantik, anggun dan bermerk. Bahkan harganya masih tertera di sana, istrinya terlalu sayang untuk memakainya, dia selalu menunggu suatu hari yang istimewa untuk memakainya."

Sampai di sini, dia diam, dan sebentar melanjutkan: "Sudahlah. Jangan menunggu hari yang istimewa, baru memakai barangmu yang bagus. Setiap hari dalam kehidupanmu adalah istimewa"

Kini, setiap teringat akan kata-kata itu, aku akan meletakkan tugas-tugasku, cari bacaan ringan atau memutar music-musik indah, berbaring santai di sofa, menikmati waktu yang benar-benar milikku.

Aku akan menikmati air sungai yang tampak dari jendela rumahku, tanpa peduli adanya debu di kaca jendela, aku akan mengajak orang-orang di rumah makan di luar.

Kehidupan seharusnya adalah perjalanan pengalaman-pengalaman yang mesti disayang/dinikmati, dan bukannya hari-hari yg pahit/susah hanya untuk mempertahankan hari-hari yang telah lewat.

Aku pernah berbagi perbincangan ini dengan seorang wanita. Dan ketika bertemu lagi dengan dia, dia bilang bahwa sekarang dia sudah tidak seperti dulu lagi, menyimpan gelas-gelas keramiknya di dalam lemari anggurnya.

Dulu dia mengira akan menggunakannya pada hari yang istimewa, akhirnya dia menyadari hari itu tidak pernah datang.

"Kelak/nanti", "Suatu saat nanti" sudah tidak ada lagi di kamusnya. Kalau ada hal yang menggembirakan, kalau ada hal yang memuaskan, dia akan berusaha mengalaminya sekarang dan mendengarkannya segera.

Kita sering ingin berkumpul dengan teman-teman, tapi selalu berdalih "cari kesempatan". Kita sering ingin memeluk anak-anak yang mulai besar, tapi selalu menunggu kesempatan yang tepat.

Kita mungkin ingin menulis sesuatu buat belahan jiwa, betapa kita menyayanginya, betapa kita mengaguminya, tetapi selalu bilang dengan diri sendiri tidak buru-buru.

Sebenarnya setiap pagi kita membuka mata, ini adalah hari yang istimewa. Setiap hari, setiap menit adalah sangat berharga.

1. Janganlah selalu bekerja dalam kondisi tertekan, akan merusak/melelahkan diri !

2. Jangan lupa bahwa tubuh kita adalah segalanya, bila tidak sehat, tidak akan bisa menikmati semua kenikmatan dan keindahan kehidupan ini.

3. Jangan berpikir bahwa yang bisa menolong hidupmu adalah dokter, sebetulnya adalah dirimu sendiri, menjaga kesehatan adalah lebih penting daripada menyelamatkan nyawa.

4. Jangan berpikir bahwa setiap pemberian selalu harus ada imbalannya; sebenarnya hanya karena tidak mengharapkan imbalan, maka akan beroleh imbalan yang baik.

5. Jangan meremehkan orang-orang yang berjodoh denganmu, karena ketika masa-masa itu lewat, barulah menyadari betapa kesempatan itu sulit sekali dijumpai.

Bekerjalah dengan wajar dan alamiah! Pelan-pelan menikmati perjalanan kehidupan, nikmati setiap hari dari kehidupan ini dengan gembira! Setelah melihat tulisan pendek ini, berbagikan buat keluarga dan teman-temanmu! Mungkin kamu bisa mengubah banyak orang.

Perbandingan Antara Sufisme dan Taoisme


Buku yang menarik: Sufism & Taoism – A Comparative Study of Key Philosophical Concepts by Toshihiko Izutsu. Perbandingan antara sufisme Ibn 'Arabi dan Taoisme.

Titik temu antara agama-agama lebih mudah ditemukan pada tradisi mistik/sufisme masing-masing agama. Kenapa demikian? Karena sufisme atau mistik bisa dianggap sebagai saripati semua agama.

Inti mistisisme/tasawwuf ada pada tiga konsep utama: takhalli, tajalli, tahalli.

- Takhalli (تخلى) intinya adalah membersihkan diri dari dorongan2 primitif yang destruktif pada manusia. Pembersihan diri (تهذيب النفوس).

- Tajalli (تجلى) adalah suatu keadaan spiritual di mana seseorang merasakan kehadiran Tuhan setelah dirinya bersih. Suatu "revelation".

- Tahalli (تحلى) adalah tindakan "mimikri" atau peniruan terhadap Tuhan dengan cara menginternalisasi sifat2Nya. Intinya: akhlak yg baik, etika.

Teologi membedakan antara agama-agama. Mistisisme/tasawwuf menyatukan mereka. Kita butuh dua-duanya. Kita butuh dua hal sekaligus: perbedaan dan kesamaan, "la différence" dan "la ressemblance".

Menekankan perbedaan terus-menerus antar agama bisa menimbulkan konflik dan ketegangan sosial. Tidak sehat. Tetapi menekankan kesamaan secara berlebihan juga tidak baik, sebab akan menghilangkan identitas yang akan memperkaya keragaman. "Berbeda" dan "mencari kesamaan" sama pentingnya. Perbedaan memungkinkan dialog. Tapi dialog tak mungkin tanpa ada titik temu.

Ibn 'Arabi mungkin bisa dianggap sebagai puncak artikulasi spiritualitas dalam Islam. Membaca ide-idenya seperti menyelami inti agama. Dalam pemikiran Ibn 'Arabi, semua elemen dalam agama didudukkan secara proporsional: syariat, tarekat dan haqiqat. Ketiganya penting.

Ada tiga dasar penting dalam beragama dalam pandangan Ibn 'Arabi, yaitu Teks (Quran/hadis), akal dan intuisi. Dalam beragama, kata Ibn 'Arabi, jika tekanan berlebihan diletakkan pada akal, maka yang muncul adalah tanzih, mengosongkan Tuhan dalam abstraksi. Tuhan yang terlalu diabstraksikan melalui rasio tak akan menyentuh hati manusia, tak mempunyai daya gerak untuk melahirkan suatu praksis.

Sebaliknya, kata Ibn 'Arabi lagi, jika menekankan intuisi berlebihan, yang muncul adalah tasybih, atau materialisasi atas konsep Tuhan. Beragama yang seimbang, dalam pandangan Ibn 'Arabi, adalah kombinasi antara teks, akal dan intuisi.

Sayang sekali Ibn 'Arabi kurang diminati dalam kajian-kajian keislaman yang berkembang di masyarakat Islam saat ini. Andai gagasan Ibn 'Arabi dominan dalam pengajaran Islam sekagang, sudah pasti warna Islam akan beda: lebih spiritual dan damai. Solusi bagi dunia Islam sekarang ini bukan khilafah, tapi tasawwuf.

Seorang sufi adalah mereka yang digambarkan oleh Quran sebagai "tak memiliki rasa cemas dan ketakutan" (لا خوف عليهم ولا هم يحزنون). Problem besar pada manusia, terutama di era modern, adalah kecemasan, "anxiety", atau "angst" (خوف). Sumber-sumber kecemasan sangat banyak, bisa ekonomi, politik, keamanan, dll. Rasa cemas jelas destruktif, baik secara individual atau sosial. Solusi sufi atas kecemasan adalah satu: yaitu hidup yang "god-centered", hidup yang berorientasi pada tujuan final yang mutlak: Tuhan.

Masalah akut yang kita hadapi di dunia modern ini adalah: disorientasi, kehilangan arah karena gempuran "simulacra" dari segala arah. Simulacra (bentuk jamak dari "simulacrum") dalam pengertian sufi adalah "al-aghyar" (الاغيار) -- segala hal selain Tuhan. Secara harafiah, "simulacrum" adalah tiruan yang sudah kehilangan orisinalitas. Benda KW, istilahnya. Simulacrum-lah yang kerap membuat manusia mengalami alienasi dan disorientasi. Dari sanalah bermula kecemasan.

Pelajaran penting dari sufisme, antara lain, adalah kesadaran bukan saja tentang kesatuan manusia dan Tuhan, tetapi juga kesatuan wujud. Segala wujud di alam raya ini saling terkait satu dengan lainnya dalam "the union of being". Manusia, binatang, tumbuhan dan alam bersaudara. Tuhan hadir dalam segala wujud, entah wujud berkesadaran (the sentient being) atau yang tak berkesadaran.

Karena Tuhan ada di mana-mana, maka kita harus menghormati segala wujud. Kita tak boleh bertindak sembrono. Kita tak boleh memandang "yang lain" semata-mata sebagai obyek eksploitasi, sebab Tuhan hadir juga di dalam "yang lain" itu. Itulah inti dari cara pandang yang "god-centered". Kemanapun kita memandang, di situ ada Tuhan. (فاينما تولوا فثم وجه الله).

Ada yang bilang bahwa ajaran sufi terlalu elitis dan rumit buat orang awam. Keliru. Sama sekali keliru. Karakter asli bangsa Indonesia sebetulnya adalah spiritualistik. Sebab tradisi spriritualitas ada di semua daerah di Indonesia. Mengajarkan mistik/sufisme kepada masyarakat umum justru sangat gampang. Masalahnya, ada ketakutan pada tasawwuf sejak dulu.

Tasawwuf dianggap akan mengajak orang meninggalkan syariat atau jalan eksoterik. Ini anggapan keliru. Tasawwuf justru memperdalam pengertian orang beriman akan syariat. Dengan tasawwuf, seseorang menjalani syariat, bukan menyembah syariat.

Ada juga anggapan bahwa tasawwuf membuat orang meninggalkan dunia, sibuk dengan meditasi. Ini juga anggapan keliru. Tasawwuf bukan berarti "resignation", mengundurkan diri dari dunia, melainkan menceburkan diri di dunia tapi tetap "ingat Allah". Agama yang dipahami secara tidak sufistik bisa membuat bangsa Indonesia lupa jati dirinya.

Senin, 13 April 2015

Genom Monogami/ Poligami


Laki-laki menunjukkan kecenderungan perilaku yang bervariasi, spektrunnya ada di antara poligamis total sampai monogamis total. Variasinya banyak. Keragaman perilaku laki-laki tersebut dipengaruhi gen dan hormon. Ada satu gen yang menentukan jenis reseptor vasopresin di otak: gen monogami.

Tikus padang rumput yang punya gen monogami ternyata memiliki lebih banyak reseptor vasopresin ini dibandingkan dengan tikus gunung. Alhasil, tikus padang rumput lebih peka terhadap efek membentuk ikatan dengan pasangan tetap, yang ditimbulkan oleh vasopresin di otaknya. Dan ketika periset menyuntikkan gen monogami ke dalam otak tikus-tikus gunung, terjadi perubahan perilaku tikus-tikus doyan cewek itu dalam berpasangan. Setelah disuntik gen monogami, para tikus gunung jantan yang biasanya suka ganti-ganti pasangan berubah jadi “bapak rumahan” yang setia kepada pasangan.

Tikus-tikus jantan yang mempunyai gen reseptor vasopresin lebih panjang, memperlihatkan sifat lebih monogamis. Tikus-tikus jantan yang memiliki gen monogami ini menghabiskan lebih banyak waktu untuk merawat dan menjilati anak-anaknya. Tikus dengan gen monogami juga menunjukkan kesetiaan yang lebih tinggi terhadap pasangan, meskipun diberi kesempatan untuk lari dengan betina muda yang lebih genit. Pejantan dengan gen vasopresin terpanjang merupakan pasangan, juga bapak yang paling bisa diandalkan dan dipercaya.

Dalam genom manusia, gen vasopresin sedikitnya ada 17 variasi ukuran panjang. Lebih panjang gen ini kecenderungan untuk monogami makin tinggi. Jadi, seharusnya, perempuan lebih memperhatikan panjang gen vasopresin ini ketimbang panjang apa pun yang lain dalam hal cari pasangan…LOL.

Bisa jadi satu saat nanti akan dijual bebas suatu alat uji untuk mengetahui berapa panjang gen monogami seorang laki-laki. Layaknya tes kehamilan. Dengan demikian, seorang perempuan bisa yakin mendapatkan laki-laki cenderung monogamis, kalau memang perempuan tersebut menghendaki kehidupan monogami.

Jadi, kecenderungan monogami laki-laki pada batas tertentu sudah ditentukan sebelumnya dan bakat ini diturunkan secara genetis kepada generasi berikutnya. Sangat mungkin, para bapak yang penuh pengabdian dan para kekasih yang setia sudah terlahir begitu, bukan dibentuk oleh teladan dari orang tuanya.

Pada dua jenis spesies primata, simpanze dan bonobo, panjang gen monogami juga didapatkan berbeda. Sebanding dengan perilaku sosial mereka. Simpanze merupakan primata yang memiliki gen monogami lebih pendek. Mereka hidup dalam masyarakat patriakal yang suka menyerang kelompok tetangganya. Sebaliknya bonobo diatur oleh hirarki betina dan mengukuhkan setiap interaksi sosial dengan sedikit sentuhan seksual. Bonobo cinta damai. Sifat bonobo sangat sosial dan memiliki gen monogami yg panjang. Jenis gen monogami manusia lebih mirip dg gen bonobo ketimbang simpanze.

Jadi mayoritas spesies manusia membawa sifat genetik lebih cenderung untuk memilih monogami dan bersosial tinggi. Ya kecuali orang-orang tertentu. Orang-orang yang punya gen vasopresin lebih panjang, secara sosial akan lebih perduli ketimbang yang gen nya ini pendek. Pada manusia gen monogami ini didapati lebih pendek pada penyandang suatu kondisi cacat sosial yang berat, misalnya pada seorang psikopat.

Perbedaan perilaku berkomitmen kepada pasangan, sangat erat hubungannya dengan perbedaan dalam hormonal dan ukuran gen monogami kita masing-masing. Pada perempuan ada keadaan mendasar yang sangat berbeda. Para perempuan, pada umumnya hanya bisa mempunyai satu anak setiap sembilan bulan. Karena itu, perempuan cenderung ingin membentuk persekutuan yang setia dengan laki-laki yang akan membantu membesarkan anaknya tersebut.

Tapi pertentangan antar gen dan pertentangan antar hormon, membuat kehidupan nyata menjadi sangat rumit dan bervariasi. Jadi, walaupun bukan menjadi kecenderungan umum, kita sekarang juga mendapati bahwa perempuan juga bisa menghianati pasangannya. Contoh: saintis menemukan bahwa ada burung-burung betina dari spesies yang monogamis ‘berselingkuh’ untuk mendapatkan gen-gen terbaik bagi anak-anak mereka. Ahli-ahli evolusi sudah sejak lama menduga bahwa ‘selingkuh’ yang terjadi pada burung gereja dan ayam jantan seperti yang terjadi pada manusia.

Jadi, apakah manusia cenderung monogami atau poligami? Jawabannya tergantung seberapa panjang gen vasoprein masing-masing individu tersebut. Secara genetik, seperti bonobo, pada umumnya manusia cenderung monogami dan sosial, kalau ada yang poligamis dan asosial, itu perkecualian.

Jumat, 06 Maret 2015

Hukuman Mati


Di satu tempat belasan orang berusaha menyelamatkan hidup satu orang, di tempat lain satu orang berusaha menghilangkan hidup ribuan orang lain. Kehidupan yang rumit.

Begitu pula dengan huluman mati. Sebagian orang setuju sebagian lainnya menolak. Ketika ada orang Indonesia yang duhukum mati di negeri orang, hati saya bergolak lakukan pembelaan. Tapi ketika seorang gembong narkotika di hukum mati di negeri sendiri, saya cenderung menyetujui. Bukan karena saya setuju hukuman mati, tapi karena dampak dari narkotika itu yang bisa merusak generasi muda bangsa ini. Ketika peredaran narkotika sudah mencapai taraf membahayakan, huluman mati diharapkan bisa menjadi peringatan bagi bandar/pengedar narkotika untuk tidak lagi coba-coba berbisnis disini. Setujukah saya dengan hukuman mati? Hati kecil saya cenderung menolak. Bukan ditangan kita seharusnya hidup mati orang lain. Jika lakukan kesalahan, sebesar apapun, bukankah selalu ada pintu maaf? Tuhan juga memaafkan orang-orang yang bertaubat. Dan seorang teman mengatakan bahwa hukuman mati menghilangkan fungsi hukuman itu sendiri, membuat jera.

Saya penggemar cerita konspirasi, tapi saya tidak percaya kalau ada negara yang sengaja lakukan konspirasi narkotika terhadap negara lain untuk tujuan-tujuan politik. Hampir semua negara di dunia mengalami permasalahan dengan peredaran narkotika dinegaranya sendiri, sehingga umumnya canangkan perang terhadap narkotika. Tapi saya percaya kalau ada konspirasi mafia narkotika dunia yang menyasar Indonesia. Motifnya tentu saja keuntungan menggiurkan yang bisa diperoleh, mengingat konsumennya lumayan banyak dan aparat penegak hukum kita lemah.

Penerapan hukuman mati terhadap bandar/penyelundup narkotika sebenarnya menegaskan kelemahan kita. Hukuman mati hanyalah pengalihan dari masalah sebenarnya: hukum dan peradilan kita berantakan serta penjara kita diurus para bajingan. Bahkan seorang bandar narkotika masih bisa mengendalikan bisnisnya dari dalam penjara.

Coba dihitung kembali, berapa banyak polisi, jaksa, dan bahkan hakim agung - terjerat narkotika? Apa masih kurang busuknya peradilan kita? Pada peradilan sebusuk itu kita hendak menggantungkan nasib orang? Pada bentuk hukuman yang mustahil bisa dikoreksi?

Hukuman mati selalu bisa digantikan dengan hukuman yang lebih konstruktif: Rampas kemerdekaannya, tapi jangan rampas nyawanya. Pemberlakuan dan pelaksanaan hukuman mati telah memberi ilusi bahwa kita telah bertindak "benar"; padahal akar masalah tak tersentuh. Saat ini, sekitar 229 warga Indonesia terancam hukuman mati di luar negeri. Kita punya posisi moral apa lagi untuk membela mereka? Untuk setiap jatuhnya korban kecanduan narkotika, ada keluarga dan lingkungan yang patut ikut bertanggung jawab mengawasi. Di mana mereka? Dimana orang tua, guru, pemuka masyarakat, alim ulama, media, dll, yang seharusnya bisa berperan dalam mengurangi laju peredaran narkotika di negeri ini.

MAFIA


Istilah mafia makin banyak digunakan dalan kosakata Indonesia. Apa sesungguhnya Mafia itu?

Kata "mafia" bukanlah suatu konsep abstrak, bukan juga sekedar hayalan atau istilah tanpa makna. Mafia adalah suatu organisasi kriminal dengan aturan tak tertulis, tapi keras dan tidak mengenal kompromi. Mafia berarti penindasan, arogansi, kerakusan, monopoli untuk memperkaya diri, kekuasaan dan hegemoni atas orang lain.

Menurut Cesare Terranova: "Dalam dunia mafia, citra kedermawanan dan keberanian harus dihancurkan, karena seorang mafioso adalah kebalikannya."

Mafia Italic juga dikenal dengan La Costa Nostra yang artinya "hal ini milik kita", atau "urusan kita", atau "this is our business."

Mafia berasal dari kepulauan Sicilai. Komplotan ini jadi sarana saling melindungi anggotanya di masa pendudukan Spanyol. Tapi ada juga pendapat bahwa mafia bermula sejak pemberontakan melawan Raja Charles I di Sicilia tahun 1282.

Ada yang bilang, mafia berasal dari teriakan "Ma Fia! Ma Fia!" seorang wanita Sicilia di Palermo yang putrinya habis diperkosa serdadu Perancis. Ada lagi yang bilang bahwa kata MAFIA adalah singkatan "Mortre Alla Francia Italia Anela" (kematian bangsa Perancis untuk tangisan Italia).

Mafia berfungsi sebagai komplotan protektif hingga ke Amerika ketika terjadi eksodus imigran besar-besaran dari Italia abad 19 s/d 20 pertengahan. Banyak orang Italia lebih mengandalkan mafia dalam penyelesaian masalah mereka, dari pada kepolisian lokal Amerika yabg mereka anggap korup.

Selanjutnya, aktivitas kriminal mafia jauh lebih halus, canggih dan global (mendunia). Walaupun begitu, jenis kejahatan mafia tetap sama: pemerasan, rentenir, penyelundupan alkohol, narkoba, prostitusi, judi ilegal, dll. Mafia lah yang menyulap Las Vegas dari gurun gersang menjadi pusat perjudian dunia yang makmur gemah ripah.

Mafia tersebar di seluruh pelosok Italia selama berabad-abad. Setiap jaringan keluarga (corshe) mafia punya sebutannya sendiri sesuai daerahnya. Mafia di Naples disebut "Cammora", di Apulia lebih dikenal dengan "Sacra corona unita". Pemimpin mafia diduga terlibat aktif dalam militer fasisme. Tapi banyak juga kelompok mafia yang desersi dari militer fasis dan berbalik melawan Mussolini.

Sejak awal abad 20, komplotan mafia bermunculan di kota-kota besar AS. Komplotan Mafia Chicago adalah yang tumbuh paling besar, salah satu gembongnya: Al Capone (Scar Face/ Si Muka Codet). Tahan 1931, Al Capone dipenjara di Alcatraz dengan tuduhan penggelapan pajak. Setelah Capone dibekuk, pusat gerakan mafia bergeser ke New York. Ada 5 yang dominan: keluarga Bonanno, Colombo, Gambino, Genovese dan Lucchese.

Mafia punya ritual-ritual tertentu untuk penyambutan anggota baru, seperti pembakaran gambar Santo Katolik yang diolesi darah jari si anggota baru dll. Anggota baru mafia dapat sebutan "Mad Man" (manusia jadi-jadian), dia akan diamati dalam beberapa waktu dan harus membuktikan reputasi kriminalitasnya. Seorang "Mad Man" yang dianggap lulus akan jadi "Sgarrista" (eksekutor) dan akan menerima instruksi sesuai struktur kepemimpinan mafia.

Mafia punya kode etik "tutup mulut" yang disebut Omerta (kejantanan). Setiap anggota pantang memberi informasi tentang kelompok jika tertangkap. Pelanggar Omerta akan dibunuh dan dijejali batu di mulutnya. Yang teguh tutup mulut keluarganya dijamin dan terhormat di kalangan mafia.

Pembalasan dendam atas terbunuhnya anggota mafia juga jadi kode etik. Loyalitas kepada komplotan di atas segalanya. Joe Valachi dari keluarga Genovese adalah anggota mafia pertama yang melanggar Omerta di tahun 1963, di hadapan Komite Kongres AS. Valachi membeberkan bukti-bukti keberadaan mafia. Ini selanjutnya berdampak besar bagi keluarga Genovese yang tidak pernah tersentuh sebelumnya. Di Indonesia mafia bahkan berkembang lebih luas lagi. Ada mafia beras, bbm, elpiji, listrik, dan terakhir mafia DPRD.

Kromosom

Sampai tahun 1955 (satu dari sekian banyak fakta yang diyakini ilmuwan saat itu), semua sepakat bahwa manusia memiliki 24 pasang kromosom. Pengetahuan itu didasarkan penemuan Theophilus Painter (orang Texas) tahun 1921 yang meneliti testis 3 orang yang dikebiri atas permintaan sendiri. Painter mencoba menghitung serabut-serabut kusut dari kromosom-kromosom haploid (tidak berpasangan) yang tampak dalam spermatosit. Dan dia mendapatkan angka: 24.

Beberapa ilmuwan lain mengulang eksperimen Painter, dengan berbagai cara berbeda. Semua sepakat bahwa jumlah kromosom dalam testis manusia: 24. Selama lebih dari 30 tahun, tak seorangpun yang membantah kromosom manusia ada 24, begitu besar keyakinan orang kepada 'kebenaran' itu. Sampai-sampai ada sekelompok ilmuwan yang menghentikan eksperimen mereka terhadap sel-sel hati manusia, gara-gara mereka hanya temukan 23 pasang kromosom pada tiap sel.

Baru pada tahun 1955, Joe Hin Tjio (orang asal Cirebon yang bermukim di Spanyol) meneliti bermitra dengan Albert Levan (Swedia), kebenaran terungkap. Duet Tjio-Levan lah yang pertama kali membuka mata kita bahwa ternyata kromosom manusia terdiri dari 23 pasang, bukan 24. Bagaimana ceritanya?

Diantara sesama primata, manusia punya perkecualian. Beda paling jelas kita dan kera-kera besar lain: kita punya kekurangan sepasang kromosom. Memang agak mengejutkan ketika ternyata kromosom manusia tidak 24 pasang. Padahal simpanse, gorilla dan orang utan miliki 24 pasang kromosom.

Alasannya bukan karena sepasang kromosom itu tiba-tiba hilang, tapi karena ada 2 pasang kromosom kera besar lain yang bergabung jadi satu pada kromosom manusia. Kromosom 2 ( kedua terbesar) manusia dibentuk oleh gabungan 2 kromosom (ukuran sedang) kera besar. Terlihat dari pola pita-pita hitam kromosom tersebut.

Pada tanggal 22 oktober 1996 ada pernyataan menarik dari Paus Yohanes Paulus II sehubungan dengan evolusi manusia. Pope John Paul II: "ada diskontinuitas ontologis antara kera purba dan manusia modern, ketika Allah tiupkan ruh ke sosok yang semula turunan hewan."

Dengan pernyataan Paus tersebut, bisa dibilang pada tanggal 22 Oktober 1996 itu secara resmi gereja Katolik mulai bisa menerima teori evolusi. Eh tapi saya tidak ingin membahas lebih jauh tentang pernyataan Paus Yohanes Paulus II sehubungan dengan teori evolusi.

Spesies manusia bukanlah puncak evolusi. Evolusi tidak mempunyai puncak dan yang disebut kemajuan evolusioner itu tidak pernah ada. Bahkan dari sudut pandang biologi, tidak ada satu spesies yang lebih penting ketimbang spesies lain, semua ada karena proses evolusi berjalan.

Dari sudut pandang biologi, spesies manusia tidak lebih penting dari bengkoang. Ya tentu saja kebanyakan manusia lebih mementingkan dirinya. Seleksi alam hanyalah proses ketika bentuk-bentuk kehidupan berubah untuk menyesuaikan diri dengan seabrek peluang yang disediakan oleh lingkungan sekitar.

Secara ekologi, manusia adalah sebuah kisah sukses. Manusia adalah hewan besar paling berlimpah di planet bumi ini. Seluruhnya ada 7 milyar lebih. Kalau semua manusia yang hidup di bumi saat ini ditumpuk, akan setara dengan sekitar 350 juta ton biomassa. Jumlah yang sangat besar.

Jumlah bobot hewan besar lain yang bisa menyaingi atau melebihi jumlah itu adalah spesies-spesies yang telah kita jinakkan (sapi, ayam, kambing). Kontras dengan populasi manusia, gorilla di dunia sekarang tidak sampai 1000, bahkan sebelum kita mulai membantai mereka jumlah mereka tak sampai 10 ribu ekor.

Nah ternyata banyaknya jumlah kromosom tidak menentukan sehebat apa satu spesies dapat menyiasati seleksi alam. Salah satu buktinya ya ini, kita yang berkromosom 23 pasang, jelas-jelas punya banyak keunggulan dari kera-kera lain saudara kita yang punya 24 pasang.

Si Pemecah Mesin Kode Rahasia


Setelah menonton film “The Imitation Game” saya baru tahu Alan Mathison Turing. Tidak banyak yang tahu Alan Mathison Turing, kecuali mereka yang sudah nonton Imitation game, padahal orang ini sangat berpengaruh pada kehidupan kita. Kalau tidak ada Alan Turing, besar kemungkinannya mendekati 100%, kita tidak bisa saling berkomunikasi di media social seperti sekarang ini.

Tentu saja banyak hal yang dilebih-lebihkan di film-film Hollywood, termasuk dalam Imitation game, tapi memang benar riwayat Alan Turing sangat sedih. Alan Turing adalah ahli matematika dan saintis hebat, pelopor pembuat komputer. Sejarawan militer menyebutnya sebagai pemecah kode Enigma!

Mesin kode Enigma (sejenis komputer) yang digunakan oleh Jerman selama PD II untuk mengacak pesan yang disampaikan melalui telekomunikasi radio. Enigma ini benar-benar membuat Jerman unggul di semua penjuru Eropa, pihak Sekutu selalu gagal memecahkan sandi-sandi mesin ini.

Sir Harry Hinsley, orang yang bekerja bersama Turing, berspekulasi kalau Enigma tak terpecahkan, penyerbuan sekutu ke Eropa bisa molor. Peristiwa Stalingrad dan pendaratan Sekutu di Normandia, akhirnya diakui sangat bergantung dari mesin pemecah kode bikinan Alan Turing. Tanpa pemecahan kode Enigma, penyerbuan sekutu ke Eropa baru bisa dilakukan tahun 46-47, tidak tanggal 6 juni 1944. Apalagi kalau setelah bulan juli 1945, bom atom AS tentunya akan lebih banyak makan korban kalau perang dunia II berkepanjangan. (secara tidak langsung, kemerdekaan RI juga bergantung pada hasil kerja Alan Turing ini).

Saat itu, Jerman juga makin menyempurnakan ‘prototip rudal’ V2 yg membawa senjata biologis dan kimia. Perang harus segera diakhiri. Kengerian-kengerian yang menghantui itu untungnya tidak pernah terjadi, karena PD II selesai pada agustus 45, sebagian besar berkat karya Alan Turing cs.

Karena jasanya yang besar, Turing saat itu mungkin disanjung, bahkan dikagumi dan dipuja, ada patungnya yang didirikan ditengah kota London. Sayang sekali, tanggal 9 Juni 1954 di usia 42 tahun, Turing menaburkan bubuk sianida ke atas apel untuk mengakhiri hidupnya, sedih sekali. Tentu saja dengan kematian Turing, bersamanya mati juga kecerdasannya yang amat tinggi dan apapun yang mungkin dapat disumbangkan untuk kemanusiaan.

Alan Mathison Turing, seorang yang berjasa besar bagi kehidupan, tapi hidupnya tragis dan dia terlupakan. Alan Turing lahir di London, 23 juni 1912. Dengan kejeniusan ilmiah, serta minatnya dalam hal-hal ilmiah sudah tampak sejak dia masih kanak-kanak. Tapi konon, Turing tidak berminat dalam hal sejarah, bahasa latin, bahasa inggris atau bidang-bidang yang serupa itu. Tahun 1931, Turing masuk King’s College, Cambridge University, tempat dia memfokuskan diri pada matematika dan ilmu pasti lain,

Turing lah orang pertama yang memulai mengembangkan cikal bakal dari komputer digital yang diberi nama “mesin Turing.” Mesin Turing membaca angka satu dan nol dari pita, yang menguraikan tugas ttt yang harus dilakukan. Ini adalah prinsip-prinsip komputer digital modern juga. Kunci prinsip mesin Turing adalah memberikan instruksi kepada komputer dengan tepat, kemudian komputer akan melakukan tugasnya.

Alan Turing berpendapat bahwa suatu ‘algoritme’ dapat dikembangkan untuk menyelesaikan masalah apapun. Sekarang pendapatnya jadi kenyataan. Satu-satunya bagian yang tersulit yang dihadapi Turing adalah menguraikan masalah itu menjadi langkah-langkah yang dikenali oleh komputer.

1920an, Jerman menciptakan mesin pembuat kode "Enigma" yang membuat mereka yakin bahwa pesan-pesan rahasia yang mereka kodekan tidak bisa dipecahkan. Tapi di awal 1930an, seorang ahli matematika Polandia mulai mencoba memecahkan kode Enigma, ide ini diselesaikan dengan sempurna oleh Turing.

Turing memimpin tim ilmuwan dan ahli matematika yang dibentuk di Bletchley Park di luar kota London dengan tujuan khusus: memecahkan kode Enigma! Tim Turing membuat sebuah komputer pertama yang disebut “Colossus”. Mesin ini dioperasikan dengan 1.500 tabung vakum yang bekerja nonstop 24 jam/hari.

Seiring waktu, model yang diperbaharui dirakit tapi dirahasiakan. Diyakini para ahli bahwa ada 10 buah komputer Colossus yang dibuat tim Turing. Apapun yang terjadi, fakta bahwa mesin Turing membantu memecahkan kode Enigma merupakan terobosan yang menjadi rahasia terbesar pada PD. Dalam istilah praktisnya, artinya sekutu mengetahui dengan tepat rencana apa yang akan dilakukan Jerman sebelum mereka melakukannya. Seberapa besar pengaruhnya? Ini sangat membantu Sekutu memutuskan dimana menyerang pada D-day dan mengelabuhi Adolf Hitler dalam prosesnya.

Tapi ada kalanya juga terjadi krisis, dimana orang jerman mulai menggunakan variasi dari Enigma untuk mengarahkan kapal selamnya dengan kode baru. Dalam keadaan seperti ini, apa yang diketahui Turing dkk jadi seperti tidak berguna, mereka tidak bisa memberi peringatan apapun kepada siapapun. Hasil variasi kode Enigma Jerman ini sungguh mengerikan, banyak kapal perang sekutu beserta awaknya berhasil ditenggelamkan di laut. Dalam keadaan seperti itu, Turing dkk tidak dapat melakukan apa-apa kecuali mencoba dengann tergesa-gesa untuk memecahkan kode baru Enigma tersebut.

Akhirmya, dalam skenario yang sedramatis itu, semua tergantung kepada Turing seorang, konon dia bekerja sendirian di dalam pondok sampai kelelahan. Kecerdasan dan penalaran Turing yang luar biasa akhirnya dapat memecahkan variasi-variassi kode Enigma yang baru, komputer Colossus kembali jadi perkasa.

Setelah PD II berakhir, Turing mengerjakan berbagai mesin yg diyakininya akan menggantikan kecerdasan manusia, ini juga jadi kenyataan. Turing yakin bahwa sebuah mesin dapat dikembangkan meniru kecerdasan manusia, dan benar bahwa inspirasi itu dikatakan ketika kehilangan kekasih. Turing secara harfiah, mencoba mengembalikan cintanya yang hilang ke dalam hidupnya, melalui mesin-mesinnya. Khas terjadi pada orang yang tidak biasa. Alan Turing menulis makalah yang sekarang dikenal sebagai “tes Turing,” sebuah tes standart untuk mengevaluasi kecerdasan sebuah mesin.

Rasa putus asa Turing yang berujung pada bunuh diri dipicu oleh cercaan masyarakat, khususnya media, bahwa dia seorang homoseksual, menyedihkan. Sebetulnya praktek homoseksualitas Turing tidak pernah diutak atik oleh siapapun selama PDII berlangsung. Setelah damai mulai banyak yang resek. Turin diadili dan oleh pengadilan dipaksa lakukan terapi hormon utk mengobati homoseksualnya. 9 Juni 1954, Turing senganja memakan apel yang sudah ditaburinya dengan bubuk potasium sianida, mati pula kecerdasan yang sangat mengagumkan itu.

Apapun yang terjadi, mesin yang dibuat Alan Turing bertahan sampai sekarang sebagai salah satu penciptaan paling besar sepanjang masa. Yaitu: KOMPUTER.

Agustus 2009 , John Graham - Cumming memulai petisi mendesak Inggris meminta maaf kepada anumerta Turing atas hukuman yang diberikan. PM Gordon Brown mengakui petisi, merilis pernyataan 10 September 2009 minta maaf dan menjelaskan pengobatan Turing sebagai ”mengerikan.” Desember 2011 , William Jones membuat e-petisi, meminta Pemerintah Inggris membebaskan Turing dari tuduhan ”perlakuan tidak senonoh." 24 Desember 2013 , Ratu Elizabeth II menandatangani grasi atas segala tuduhan dan hukuman bagi Alan Turing.